Orchida Film Achriar Diskusi Jurusan Mahasiswa Teater Drama Dialog

Perkusi di Pembukaan Bulan Bahasa dan Seni

Jumat, 16 Oktober 2015 | 10:25 WIB
Hari demi hari terus silih berganti, Oktober ke November, November ke Desember dan kini Bulan Bahasa dan Seni menemui titik penutupan. Serangkaian acara yang dimulai pada tanggal 13 Oktober ini akan ditutup pada tanggal 01 Desember 2015. Serangkaian acara untuk memeriahkan bulan bahasa dan seni telah usai meliputi kegiatan ilmiah, panggung seni budaya, konferensi internasional, bedah buku, seminar nasional seni rupa, seminar, dan ditutup dengan FBS Awards. Mengusung tema “Mengangkat Tradisi Memacu Konservasi” dengan memberi perhatian khusus terhadap budaya pesisiran. “Saya mengapresiasi kreasi mahasiswa, dosen, dan karyawan di FBS yang telah menyemarakkan kegiatan pembukaan BBS tahun ini,”ungkap...

Berita Lain

  • Marhaban Ya Ramadan

    18 Juni 2015 | 04:18 WIB
    Marhaban Ya Ramadan. Pengelola Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1436 H kepada Keluarga Besar Jurusan...
  • Klub Jurnalistik Ganti Pengurus

    1 Maret 2015 | 07:53 WIB
    Para pengurus dan anggora Klub Jurnalistik berfoto bersama usai rapat dan pemilihan pengurus baru. Bagi organisasi kemahasiswaan, semester genap dikenal...
  • Sarasehan Jurnalistik di Klub Jurnalistik BSI

    10 Oktober 2014 | 08:01 WIB
    SEMARANG-Klub Jurnalistik Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Semarang (BSI Unnes) mengadakan sarasehan dalam rangka pengenalan klub...
  • Mahasiswa Ikuti Pelatihan Kepemimpinan

    20 September 2014 | 02:59 WIB
    Sabtu pagi (20/9), nampak mahasiswa berbatik menuju gedung Dekanat FBS Unnes. Ya, hari ini mahasiswa baru jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia mengikuti...
  • Ada Tarawih Bersama di Ulul Albab

    29 Juni 2014 | 08:16 WIB
    Sabtu malam (28/6), atau malam 1 Ramadhan, Badan Amalan Islam Universitas Negeri Semarang menyelenggarakan terawih bersama di Masjid Ulul Albab. Acara...

    Ketika Kriwikan Jadi Grojogan

    Oleh: Sendang Mulyana

    Betapa dahsyat hujan. Ungkapan panas setahun dihapus hujan sehari menunjukkan kekuatannya bisa 365 kali lebih hebatketimbang panas. Mungkin lantaran itu bila perayaan Imlek tanpa hujan terasa ada yang hilang. Hujan melambangkan keberkahan.  Namun, ketika hujan bersekutu dengan angin lesus, badai, dan semua mengentakkan kekuatan, yang terjadi adalah banjir dan longsor. Maka, tak pelak terjadilah hujan tangis. Padahal, tanpa persekutuan pun, air mengalir tak pernah sendiri. Pada mulanya memang kecil, tak seberapa, tak diperhitungkan. Namun lambat-laun menjadi besar, bah, musibah. Kriwikan dadi grojogan. Air memberikan pelajaran berharga pada manusia untuk tidak menyepelekan persoalan yang tampaknya kecil, sederhana. Lazimnya memang hujan air....

    Setitik Air Mata, Yu Sanah

    Oleh: Sudarmono

    “Telur naik, sayur naik, daging naik, sampai-sampai batu juga ikut naik. Ya itulah pemerintah. Bahan bakar minyak alias BBM tiap tahun kok dinaikkan. Apa tidak takut kalau terlalu tinggi nanti jatuh menimpa kepala?” Yu Sanah mengumpat di tengah pasar dan membuat gaduh semua pedagang dan pembeli. Membuat keramaian seperti kebakaran jenggot. “Nggak heran, kalau para mahasiswa demo di sana-sini minta BBm diturunkan. Menurutku wajar. Apalagi setiap demo pasti bentrok bahkan ada yang terluka, baik mahasiswa maupun aparat. Beraninya batu yang keras itu buat lempar-lemparan.”Aku sih kurang peduli, yang penting daganganku laku. Tapi itu lho pembeli pada tawar-nawar. Kayak nggak tau aja.” Pedagang cabai menyambung omongan Yu Sanah yang terdengar...

    Percakapan Dua Mahasiswa

    Oleh: Eko Widianto

    Di gazebo kutangkap sepasang mahasiswa Membuka laptop bermerek dunia Laki-laki dan perempuan mulai bercakap ringan Seperti kamus, dari A hingga A aksen, Mulai soal makan, uang tunggakan, sampai tugas membosankan Dari urusan pejabat sampai masalah cinta sahabat Ku terus pekakan telinga dan mereka bodoh tak tahu Dengan sadar mereka pampang malunya sendiri “copy-paste” urursan instan skripsi Yang penting sarjana Keluarga tak ‘kan merana Makan terjamin, rumah mewah laiknya istana Atau proposal anggaran buku Pada banting tulang orang tua yang semakin kaku Rela, demi baju model terbaru, jam tangan, handphone paling keren Pasang wajah melas minta beasiswa Padahal anak juragan pete di kampungnya Anak Dewan juga tidak malu Yang penting uang saku...

Tautan Luar

Tautan Dalam

  • Kontak Kami

    Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia
    Gedung B1 Fakultas Bahasa dan Seni
    Universitas Negeri Semarang
    Kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang, 50229
    Telepon/Faksimili : 024-8508070
    Email : indonesia[at]unnes.ac.id