Pokok-Pokok Membaca: Kajian Teoretis

Penulis: Dr. Haryadi
Penerbit: C.V. Farishma Indonesia
Tahun Terbit: Agustus 2015

Buku ilmiah berjudul Pokok-pokok Membaca: Tijauan Teoretis membahas hakikat membaca,  pendekatan dan teori membaca, proses membaca, model membaca, jenis membaca, dan  keterbacaan. Dasar pandangan dan teori yang digunakan untuk mengupas bahasan tersebut berasal dari disiplin ilmu psikolinguistik. Psikolinguistik dijadikan dasar kajian karena pada dasarnya membaca adalah proses mental kognitif yang berhubungan dengan resepsi atau pemahaman terhadap lambang bahasa. Resepsi atau pemahaman merupakan salah satu kajian dalam psikolinguistik.

 

 

Retorika Membaca: Model, Metode, dan Teknik

Penulis: Dr. Haryadi
Penerbit: Rumah Indonesia Semarang
Tahun Terbit: Cetakan I: 2006, Cetakan IX: 2012

Kendala yang dialami oleh pembaca adalah pembaca kesulitan untuk memahami bacaan, pembaca mudah melupakan informasi yang telah dipahami, dan pembaca belum dapat membaca secara cepat. Mengapa demikian? Sewaktu membaca, pembaca asal membaca. Ia belum menggunakan retorika membaca (kiat membaca) secara tepat. Untuk itu, pembaca perlu memilih dan menerapkan retorika membaca yang meliputi model, metode, dan teknik secara tepat agar dapat membaca secara efektif dan efesien.

Buku ini menawarkan solusi teoretis dan praktis untuk mengatasi kendala yang dihadapi pembaca. Dalam buku ini ditawarkan berbagai model, metode, dan teknik yang dapat digunakan pembaca untuk mengatasi  kendala dalam membaca.

 

Dasar-Dasar Membaca: Bermuatan Berpikir Kreatif dan Pendidikan Karakter

Penulis: Dr. Haryadi
Penerbit: Universitas Negeri Semarang
Tahun Terbit: 2012

Buku Dasar-Dasar Membaca ini merupakan buku yang berisi materi ajar mata kuliah membaca. Materi yang termuat berupa materi-materi dasar membaca yang berupa prinsip, konsep, dan teori tentang studi membaca. Materi-materi yang terdapat dalam buku ajar ini ada delapan meliputi  1) hakikat membaca, 2) pendekatan dalam teori membaca, 3) proses membaca, 4) model membaca, 5) jenis membaca, 6) teknik uji rumpang, 7) keterbacaan, dan 8) KEM (kecepatan efektif membaca). Sebagai buku ajar, buku ini dikemas dengan memperhatikan kelayakan penyusunan buku ajar. Ada empat kriteria kelayakan yang digunakan, yaitu kelayakan isi, penyajian, kebahasaan, dan kegrafikan.

 

Politik Bahasa Penguasa

Penulis: Fathur Rokhman, Surahmat
Penerbit: Penerbit Buku Kompas
Tahun Terbit: November 2016

Bahasa telah berkembang menjadi piranti kekuasaan yang efektif. Bahasa dimanfaatkan para penguasa tertentu yang berambisi memperbesar pengaruhnya untuk memengaruhi orang lain. Melalui bahasa, kebenaran yang diproduksi untuk kepentingan kekuasaan didistribusikan sehingga menjadi kebenaran khalayak.

Melalui buku ini, pembaca diajak mencermati bahwa bahasa tidak semata-mata sebagai alat komunikasi, pertukaran informasi, melainkan bisa menjadi arena tidak netral yang berorientasi pada kekuasaan.

 

 

Sosiolinguistik: Suatu Pendekatan Pembelajaran Bahasa

Penulis: Fathur Rokhman
Penerbit: Graha Ilmu
Tahun Terbit: 2013

Masyarakat Indonesia adalah masyarakat multikultural. Kondisi ini membuat strategi berbahasa masyarakat Indonesia sangat beragam. Para pendidik bahasa Indonesia perlu menyikapi kondisi demikian dengan pembelajaran yang berperspektif multikultural.

 

 

Pembelajaran Menulis Cerpen

Penulis: Agus Nuryatin, Retno Purnama Irawati
Penerbit: Cipta Prima Nusantara
Tahun Terbit: 2016

Dibandingkan karya prosa lain, cerita pendek (cerpen) lebih pendek.  Bentuknya yang pendek memberi keuntungan dalam berlatih proses kreatif. Pembelajar yang duduk di jenjang sekolah dasar akan lebih mudah berlatih menulis cerpen daripada novel, novelet, atau roman. Selain itu, durasi pembelajaran menulis cerpan dapat disesuaikan dengan waktu yang tersedia. Buku ini merupakan referensi yang tepat bagi pengajar untuk merencanakan dan melaksanakan pembelajaran menulis cerpen.

 

 

Penelitian Tindakan Kelas

Penulis: Subyantoro
Penerbit: Badan Penerbit Universitas Diponegoro
Tahun Terbit: 2013

Guru dan dosen harus dapat menjadi peneliti untuk dapat memecahkan masalah di kelas yang dikelolanya. Penelitian tindakan kelas memiliki kekhasan, baik objek maupun metodologinya. Buku yang ditulis Prof Dr Subyantoro ini memberikan landasan konseptual sekaligus panduan praktis melakukan penelitian tindak kelas.

 

 

 

 

Telaah Pengantar Psikologi Sastra

Penulis: Agus Nuryatin
Penerbit: Cipta Prima Nusantara
Tahun Terbit: 2016

Sastra adalah ungkapan jiwa. Ungkapan jiwa dipengaruhi psikologi pengarang atau sastrawan. Proses yang dilakukan sastrawan terkadang adalah ungkapan jiwa yang bersifat sakral. Buku ini memberikan pengantar untuk memehami relasi karya sastra, pengarang, dan kejiwaan (psikologi).

 

 

 

Kajian Kurikulum Bahasa Indonesia

Penulis: Bambang Hartono
Penerbit: Unissula Press
Tahun Terbit:

Buku ini merupakan revisi dari modul kuliah yang ditulis pada tahun 2007. Buku ini ditulis untuk melengkapi bahan perkuliahan di Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia terutama bagi mahasiswa Telaah Kurikulum. Buku ini ditulis berdasarkan pengetahuan dan keterampilan yang berasal dari berbagai literatur, hasil penelitian, pengalaman membimbing penelitian, memberikan perkuliahan, dna layanan bimbingan bagi mahasiswa Telaah Kurikulum.

 

 

 

Teori Pembelajaran Bahasa

Penulis: Dr Subyantoro MHum
Penerbit:
Tahun Terbit:

Belajar bahasa merupakan formual yang panjang. Untuk itu banyak ahli yang bekerja keras menemukan formula ynag dapat memfasilitasi upaya memperoleh kemampuan berbahasa secara efektif. Upaya tersebut tampak dari lahirnya berbagai teori linguistik dan psikologi yang mendasari pembelajaran bahasa. Buku ini disusun sebagai pengantar bagi mahasiswa yang ingin mempelajari teori pembelajaran bahasa. Selain teori buku ini dilengkapi berbagai strategi, metode, dan teknik pembelajaran bahasa. Oleh karena itu, buku sangat relevan dibaca oleh calon guru dan guru bahasa.

 

 

 

Pemilihan Bahasa Masyarakat Dwibahasa di Banyumas

Penulis: Fathur Rokhman
Penerbit: Rumah Indonesia
Tahun Terbit: 2005

Pemilihan bahasa dalam masyarakat dwibahasa dan diglosik, seperti masyarakat Banyumas merupakan fenomena yang menarik untuk dikaji dari perspektif sosiolinguistik. Fenomena tersebut bertemali bukan hanya dengan aspek kebahasaan semata, melainkan juga dengan aspek sosial budaya. Buku yang ditulis dari hasil penelitian ini menunjukkan keunikan budaya tersebut.