Kreativitas, Modal Utama Laboratorium Ilmu Sosial/Humaniora

03-05-19 admin 0 comment

 

Laboratorium ilmu sosial dan humaniora memiliki karakter yang sangat berbeda dengan laboratorium ilmu eksakta. Di laboratorium ilmu sosial dan humaniora modal utamanya bukan alat dan bahan, melainkan kreativitas berbasis kegiatan.

Hal itu disampaikan Sayiful Amin SPd MPd ketika menjadi narasumber dalam Pelatihan Pengelolaan Laboratorium Ilmu Sosial/Humaniora yang diselenggarakan Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Jumat (3/5).

Menurut Pengelola Laboratorium Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Sosial (FIS) ini, kreativitas menjadi lebih penting daripada alat dan bahan karena laboratorium ilmu sosial dan humaniora memanfaatkan peristiwa sekitar sebagai bahan kajiannya.

“Oleh karena itu, menurutnya, yang paling perlu disiapkan adalah kreativitas dan program,” katanya.

Berpijak pada pengalamannya mengelola Laboratorium Ilmu Sosial (FIS), Syaiful menjelaskan bahwa keterlibatan mahasiswa sangat diperlukan. Mahasiswa dapat menjadi pembelajar sekaligus praktikkan di laboratorium. Dengan kreativitas yang dimilikinya, mahasiswa akan berkontribusi besar sekaligus mengembangkan kapasitas dirinya agar semakin baik.

Karena itulah, Syaiful menyarankan agar laboratorium di Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia ditopang oleh komunitas mahasiswa, baik dalam bentuk klub maupun lainnya.

“Sebagai laboratorium tetap secara formal dikelola pihak Jurusan, namun keterlibatan mahasiswa harus diperluas dengan menampung mereka dalam klub atau komunitas,” katanya.

Di Laboratorium Ilmu Sejarah sendiri telah muncul Komunitas Mata Sejarah yang bersinergi dengan pengelola Jurusan dalam berbagai kegiatan.

Sementara itu, dalam sambutannya, Kepala Laboratorium (Kalab) Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Drs Bambang Hartono MHum menyampaikan, bahwa pihaknya sedang melakukan pembenahan laboratorium secara serius.

Menurutnya, laboratorium harus disiapkan agar dapat menunjang proses pendidikan sehingga menghasilkan output lulusan yang berkualitas unggul.

Tersedia diunduh:
1. Modul pelatihan Pengelolaan Laboratium Terstandar dan Bermutu.
2. Profil dan Program Kerja Komunitas Mata Sejarah



Leave a reply