Alumni

Wisudawan

Upaya pelacakan dan perekaman alumni dilakukan melalui dua jalur, yaitu melalui jalur alumni dan instansi pengguna alumni. Metode, proses, dan mekanisme yang digunakan adalah sebagai berikut.

1)        Metode pelacakan dan perekaman alumni menggunakan teknik survei-deskriptif. Metode survei-deskriptif adalah pencarian fakta dengan interpretasi yang tepat. Metode ini dipakai untuk memperoleh data yang meliputi integritas, profesionalitas, kemampuan berbahasa Inggris, penguasaan teknologi, kemampuan komunikasi, kerjasama dalam tim, dan pengembangan diri.

2)        Proses pengumpulan data pelacakan dan perekaman alumni dilakukan dengan penyebaran seratus angket dan wawancara. Dari hasil pelacakan dan perekaman alumni tersebut dapat diketahui daya serap alumni di dunia kerja, baik di sekolah (jalur pendidikan formal) maupun di luar sekolah (jalur pendidikan nonformal).

3)        Mekanisme pelacakan dilakukan dengan mengundang alumni dan pengguna alumni ke Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia untuk mengisi angket dan melakukan wawancara. Selain itu, penyebaran angket dan wawancara dilakukan dengan kunjungan ke sekolah/instansi pengguna alumni.

Tindak Lanjut Pelacakan Alumni

Hasil studi pelacakan disosialisasikan kepada para dosen dan dilaporkan kepada pimpinan supaya ditindaklanjuti dalam pembuatan kebijakan dan kegiatan lain yang relevan. Selain itu, hasil pelacakan dimanfaatkan untuk perbaikan proses pembelajaran, penggalangan dan alumni dan membangun jejaring program studi Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia.

Masa Tunggu Bekerja

Rata-rata waktu tunggu lulusan untuk memperoleh pekerjaan yang pertama yakni 6 bulan. Data tentang masa tunggu lulusan diketahui melalui studi pelacakan alumni (tracer study). Pelacakan alumni dilakukan pada lulusan Program Studi Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia Universitas Negeri Semarang yang tersebar pada daerah kota Semarang.

Dalam penelitian ini teknik sampling yang digunakan adalah teknik sampling purposive, dengan sampel penelitian berjumlah 100 orang. Tahun lulusan tersebut juga beragam yaitu dari lulusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Unnes tahun 2007 sampai 2012.

Sebagian besar lulusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indoenesia Unnes memiliki waktu tunggu kerja nol bulan dengan jumlah 29 responden. Ini artinya waktu tunggu antara lulus dan bekerja sangatlah cepat atau dengan kata lain setelah lulus langsung diterima bekerja.

Rata-rata mereka diterima bekerja setelah 0,5 bulan dari kelulusan. Walaupun secara kasusistik ada pula diterima bekerja setelah 3-5 bulan setelah kelulusan. Hal yang menariklain dari data ini juga ditemukan bahwa ada yang 1 sampai 4 bulan sebelum lulus ada yang telah bekerja terlebih dahulu.

Leave a reply